3 Prajurit TNI Gugur di Papua, DPR Usul 5 Langkah Ini

BERITA BAGUS – Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kembali menelan korban 3 prajurit TNI.

Komisi Pertahanan DPR menilai pendekatan yang digunakan oleh pemerintah dalam menyelesaikan gerakan separatis ini terkesan masih tambal sulam.

“Korban akan terus berjatuhan jika persoalan separatis tidak selesai. Karena itu pemerintah harus punya langkah yang strategis dan menyeluruh untuk menyelesaikan konflik separatis ini secara tuntas,” ujar Anggota Komisi Pertahanan DPR, Sukamta, Sabtu (9/3/2019).

Sekretaris Fraksi PKS ini mengingatkan bahwa pemerintah sebelumnya bisa menyelesaikan Gerakan Aceh Merdeka dengan baik dan sukses.

Semestinya pemerintah saat ini juga tertantang untuk bisa menyelesaikan secara tuntas gerakan separatis di Papua.

Namun, pendekatan yang digunakan oleh pemerintah dalam menyelesaikan gerakan separatis di Papua terkesan masih tambal sulam.

“Saya mengusulkan setidaknya ada lima langkah strategis yang harus diambil pemerintah untuk menyelesaikan gerakan separatis OPM di Papua,” kata dia.

Baca Juga : Buka Baju Saat Kampanye di Subang, Netizen Bully Prabowo Subianto, Pedas!

Pertama, pemerintah perlu segera membenahi pelaksanaan otonomi khusus di Papua, agar secara nyata mampu menyejahterakan rakyat Papua. Pemerintah harus bisa mengatasi ketimpangan dan ketidakadilan di Papua.

Kedua, pemerintah perlu menguatkan peran intelijen di Papua untuk mengungkap dan memutus mata rantai organisasi separatis serta tentunya mampu menghentikan alur pasokan senjata.

Ketiga, pemerintah melalui TNI perlu melokalisasi untuk menutup dan mempersempit ruang gerakan separatis agar lebih mudah ditangani.

Keempat, agar TNI bisa melaksanakan tugasnya secara maksimal, pemerintah harus segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai amanat UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang mengatur keterlibatan TNI untuk melakukan operasi militer selain perang (OMSP).

“Selain dikategorikan gerakan separatis, yang terjadi di Papua ini juga masuk kategori terorisme karena sudah menggunakan kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas

Korban massal, dan menimbulkan kerusakan obyek vital,” tutur Sukamta.

Kelima, sambung dia, pemerintah harus menempuh jalur diplomasi baik tingkat regional maupun internasional.

Langkah diplomasi dilakukan guna menjamin dan memastikan bahwa tuntutan Organisasi Papua Merdeka (OPM) untuk memisahkan diri dari NKRI tidak berdasar dan lemah.

“Semoga keberhasilan resolusi konflik separatis dapat terulang dalam kasus separatisme di Papua ini,” ucapnya mengakhiri.

2 tanggapan untuk “3 Prajurit TNI Gugur di Papua, DPR Usul 5 Langkah Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *