Diduga Karena Jomblo Terlalu Lama, Pria di Pekalongan ini Gantung Diri

BERITA BAGUS – Seorang pemuda di Kota Pekalongan ditemukan sudah tidak bernyawa di rumah pagi ini. Saat ditemukan tubuh pemuda ini tergantung di sebuah tali warna cokelat di dapur rumahnya.

Pemuda yang diketahui bernama Ma’ruf (27) merupakan warga RT 04 RW 02 Kelurahan Kuripan Lor, Pekalongan Selatan. Polisi menduga Ma’ruf hidupnya karena depresi berkepanjangan karena lajang.

Kali pertama temuan pemuda gantung diri di dapur rumah ini diketahui oleh kakaknya yakni Ariswati (29). Pada polisi, Ariswati mengatakan saat dirinya akan ke dapur sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi, dan sudah mendapati adiknya tergantung di dapur dengan menggunakan tali warna cokelat digantungkan di atap palang dapur.

BACA JUGA : Inilah 6 Alasan Mengapa Telur Jadi Makanan Paling Sehat di Dunia

“Mendapat laporan dari warga ini kita langsung mendatangi di lokasi kejadian, kita datangkan dokter puskesmas dan tim inavis polres juga,” kata Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Junaedi, saat ditemui detikcom di lokasi kejadian Jumat .

Junaedi menjelaskan setelah dilakukan evakuasi dan olah kejadian perkara dan dilakukan pemeriksaan pada mayat korban, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Korban murni bunuh diri. Dari informasi yang kami dapat korban mengalami depresi yang berkepanjangan. Informasinya karena dia lajang,” imbuhnya.

Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah pemuda yang keseharianya sebagai buruh harian lepas ini, langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dilakukan prosesi pemakaman.

BERITA TERKAIT

Tak Mau Lagi Cari Bahan Peledak,Anjing Ini Dipecat CIA

Lulu, anjing jenis Labrador yang bertugas mengendus bom atau peledak diberhentikan CIA dari program deteksi peledak atau bom. Sebabnya, Lulu tak lagi tertarik mencari peledak atau bom.

Dia menambahkan adalah sebuah kesedihan buat mengumumkan jika Lulu sudah dikeluarkan dari pelatihan Kepolisian Wilayah Fairfax di Virginia.

“Kadang-kadang, bahkan ketika tes anak anjing yang baik dan mereka berhasil belajar bagaimana mendeteksi bau peledak, mereka memperjelas menjadi deteksi eksplosif K9 bukanlah kehidupan untuk mereka,” kata CIA dalam sebuah posting di situsnya, seperti dilansir dari Independent, Jumat (20/10).

Setelah mengikuti program pelatihan selama 10 minggu, anjing-anjing tersebut diharapkan bisa mengendus 19.000 aroma peledak.

KILIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *