Dilarang di Malaysia, Festival Robot Seks Digelar di Inggris

BERITA BAGUS – Sebuah festival yang menampilkan robot-robot seks akan digelar di Inggris pada Desember 2016 mendatang. Festival yang bertajuk The International Congress on Love and Sex with Robots ini digelar oleh sebuah universitas top di London setelah sebelumnya sempat dilarang digelar di Malaysia.

Dilansir dari The Sun, ajang kontroversial itu akan akan diikuti oleh ilmuwan-ilmuwan yang memiliki spesialisasi dalam teknologi robot serta teknologi interaksi antara manusia dan komputer.

 

BERITA TERKAIT

Wanita Nekat Memotong Penis Suaminya hingga Terlepas

Tak ‘dijamah’ bertahun-tahun, seorang wanita di Khora, Ghaziabad, Uttar Pradesh, India Utara nekat memotong alat kelamin (penis) suaminya.

Wanita bernama Rita Yadav (28) ini mengaku selalu ditolak saat meminta berhubungan seks dengan suaminya, Ved Prakash (31).

Penolakan berlangsung selama 10 tahun sejak dia menikah 11 tahun silam.

“Dia mengaku benci melihat wajah saya. Dia selalu mengancam akan berselingkuh,” kata Yadav yang selama ini tidak bekerja.

Yadav mengaku sangat ingin memiliki anak, tetapi ketika dia ingin ‘berhubungan’ dengan suaminya selalu ditolak. Bahkan sang suami sesumbar akan bercinta dengan orang lain.

KLIK DISINI

Lokasi digelarnya festival itu sendiri adalah Universitas Goldsmiths di London. Selain mengadakan pameran, di ajang tersebut juga akan digelar konferensi-konferensi untuk membahas masa depan artificial sex atau seks dengan alat bantu.

Kate Devlin, pakar komputer dari Universitas Goldsmith mengatakan bahwa sekitar 500 ribu orang ditargetkan hadir dalam ajang tersebut.

Dia yakin target itu bisa tercapai mengingat bahwa saat ini interaksi antara manusia dan komputer tengah mengalami perkembangan yang luar biasa.

“Aku pun percaya bahwa suatu saat, manusia akan bisa memiliki kekasih seorang robot dan bercinta dengan mereka,” ujar Devlin.

Ditanya soal komentarnya mengenai pelarangan ajang ini di Malaysia sebelumnya, Devlin mengatakan bahwa setiap orang mestinya berpikiran terbuka terhadap kemungkinan peran mesin pelayan seks bisa berdampak terhadap masyarakat.

Dia pun mengatakan bahwa keberadaan mesin seks tidak harus selalu dianggap sebagai sebuah hal yang tabu.

“Bisa saja ini juga berfungsi sebagai alat terapi,” sambungnya.

2 tanggapan untuk “Dilarang di Malaysia, Festival Robot Seks Digelar di Inggris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *