Inilah Nasib Para Pelaku Penghinaan Presiden Jokowi

Mulutmu harimaumu (segala perkataan yang terlanjur kita keluarkan apabila tidak dipikirkan dahulu akan dapat merugikan diri sendiri.)

BERITA BAGUS _ Setiap orang mulai berhati-hati mengungkapkan pendapat di akun masing-masing setelah kasus penghinaan atau kerap disebut penerbaran kebencian di media sosial bermunculan, termasuk terhadap pemerintah.

1. Pelajar divonis 1,5 tahun penjara


Terdakwa penghina Presiden RI via facebook, MFB, mendengarkan pembacaan vonis hukuman majelis hakim di Ruang Cakra IV PN Medan, Selasa (16/1/2018).Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
MFB, remaja yang menjadi terdakwa penghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, divonis 1,5 tahun penjara dalam sidang vonis di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (16/1/2018).
Selain itu, MFB juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 10 juta subsider satu bulan kurungan.
“Terdakwa melanggar Pasal 45 Ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo di Ruang Cakra IV PN Medan.
Setelah mendengar pembacaan vonis hakim itu, MFB mengaku menerima hukuman yang diberikan kepadanya.

 

2. Hina presiden lalu dititipkan ke panti sosial

RJ alias S, bocah 16 tahun diamankan polisi Rabu (23/5/2018). S dan teman-temannya membuat video berdurasi 19 detik di akun instagram @jojo_ismayaname, yang menantang dan menghina serta mengancam membunuh Presiden Jokowi.

S juga menantang Jokowi dan polisi untuk mencari dirinya dalam 24 jam. Jika Presiden Jokowi tidak menemukan dia dalam tempo itu, dia menyatakan dirinya sebagai pemenang.

Ternyata, S tidak mengetahui videonya telah menjadi menjadi viral di media sosial. S dan keluarganya memutuskan untuk mendatangi Mapolda Metro Jaya dan meminta maaf kepada Jokowi serta polisi.

Dalam pemeriksaan, video tersebut dibuat S tiga bulan lalu dirinya bersama teman-temannya. Video tersebut hanya untuk bercandaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, RJ alias S (16) tidak dapat dikatakan sebagai tersangka.

Namun, berdasarkan Pasal 1 Ayat 2 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012, polisi tidak melakukan penahanan terhadap RJ. Dia ditempatkan di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

BACA JUGA: Lumba-lumba memiliki tingkat kecerdasan yang melebihi tingkat hewan lain

3. Ditangkap, santri mengaku hina presiden karena emosi

Santri asal Pasuruan ditangkap Polda Jatim karena hina Jokowi. KOMPAS.com/Achmad Faizal

Burhanudin (20), seorang pemuda yang menjadi santri pesantren di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ditangkap Tim Cyber Crime Polda Jawa Timur.

Pasalnya, pelaku membuat gambar meme yang kontennya menghina pemerintah, termasuk Presiden Jokowi di akun Facebooknya, Elluek Ngangenniee.

Banyak tokoh yang dibuat lakon, dari petinggi Polri hingga kepala negara. Bahkan wajah mirip Presiden Jokowi digambarkan sebagai penambal ban.

Kepada polisi, Burhanudin mengaku terbawa emosi melihat isu-isu agama Islam yang menurut dia direndahkan dan akhirnya membuat meme-meme bernada menjelekkan dan menghasut.

Ini lah  yang beritabagus.net ramngkum dalam

Satu tanggapan untuk “Inilah Nasib Para Pelaku Penghinaan Presiden Jokowi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *